Senin, 01 Oktober 2012

KERAJINAN BAMBU

Kerajinan Bambu merupakan salah satu industri kreatif  Yogyakarta yang memiliki nilai seni dan budaya yang sangat tinggi serta digemari banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara. UKM Kerajinan Bambu  merupakan icon Dusun Brajan sebagai  Desa Wisata Budaya dan Sentra Kerajinan Bambu di Yogyakarta.   Lokasi Workshop UKM terletak di Dusun Brajan Desa Sendangagung Kecamatan Minggir Kabupaten Sleman  atau sebelah barat Kota Yogyakarta.  Beberapa UKM   merupakan Mitra Binaan  PT JASA RAHARDJA, Universitas Islam Indonesia dan didukung oleh DIKTI RI dengan pengembangan  pada aspek desain, teknologi  produksi dan pemasaran.  Produk-produk UKM Brajan sangat digemari karena memiliki keunggulan pada kualitas dan seni yang  tinggi  (high quality).  Keunggulan Produk Bambu brajan pada Desain produk yang selalu  baru dan senantiasa mengikuti trend market eskport  karena di desain oleh desainer profesional.  Proses produksi UKM  di brajan didukung dengan ketersediaan lebih dari 100 perajin dan  teknologi  produksi,  pengawetan dan pengeringan bambu yang efektif, efisien dan ramah lingkungan.  Siap melayani berbagai pesanan (order) dalam jumlah besar  via langsung dan online melalui website.


           Desa wisata Brajan terletak di Sendangagung Minggir Sleman Yogyakarta. Asal mula desa ini diambil dari nama Kyai Brojo Setiko yang merupakan cikal bakal atau orang yang pertama menetap di desa tersebut. Walaupun Brajan hanya sebuah desa kecil, namun masyarakatnya telah memiliki karya yang tidak hanya dikenal di Indonesia, namun juga telah menembus pasar internasional. Karya yang khas dari desa ini adalah kerajinan bambu.
            Di desa Brajan sebagai besar penduduknya bermatapencaharian sebagai perajin bambu. Awalnya jenis kerajinan yang dihasilkan tidak banyak jenisnya, hanya berupa besek dan ceting atau tempat nasi. Namun seiring dengan perkembangan jaman kerajinan bambu mengalami deversifikasi hingga saat ini telah menghasilkan lebih dari 110 jenis kerajinan bambu.
            Kerajinan bambu inilah yang membawa desa Brajan menjadi lebih berkembang dan sampai saat ini diakui sebagai desa wisata. Wisatawan dapat berkunjung untuk mempelajari karya-karya kerajinan dari bambu, sekaligus dapat membeli oleh-oleh hiasan dan kerajinan dari bahan dasar bambu khas desa Brajan.
            Selain kerajinan dari bambu, Brajan juga memiliki kesenian yang menjadi potensi wisata. Kesenian tersebut antara lain adalah Kuntulan (seni religius Islami). Campursari, Kerawitan, Cokekan, Shalawatan. Dan juga keindahan alam pedesaan yang masih alami dan keramahan masyarakatnya akan menjadi pengalaman tersendiri bagi para wisatawan.
            Dengan tinggal di Brajan para wisatawan diajak untuk menikmati eksotisme dan kenyamanan suasana yang alami di pedesaan. Akses menuju lokasi pun juga mudah karena jalan dapat diakses mudah dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

PROFIL DUSUN BRAJAN
Desa wisata Brajan terletak di Sendangagung Minggir Sleman Yogyakarta. Asal mula desa ini diambil dari nama Kyai Brojo Setiko yang merupakan cikal bakal atau orang yang pertama menetap di desa tersebut. Walaupun
Brajan hanya sebuah desa kecil, namun masyarakatnya telah memiliki karya yang tidak hanya dikenal di Indonesia, namun juga telah menembus pasar internasional. Karya yang khas dari desa ini adalah kerajinan bambu.
Di desa Brajan sebagai besar penduduknya bermatapencaharian sebagai perajin bambu. Awalnya jenis kerajinan yang dihasilkan tidak banyak jenisnya, hanya berupa besek dan ceting atau tempat nasi. Namun seiring dengan perkembangan jaman kerajinan bambu mengalami deversifikasi hingga saat ini telah menghasilkan lebih dari 110 jenis kerajinan bambu.
Kerajinan bambu inilah yang membawa desa Brajan menjadi lebih berkembang dan sampai saat ini diakui sebagai desa wisata. Wisatawan dapat berkunjung untuk mempelajari karya-karya kerajinan dari bambu, sekaligus dapat membeli oleh-oleh hiasan dan kerajinan dari bahan dasar bambu khas desa Brajan.
Selain kerajinan dari bambu, Brajan juga memiliki kesenian yang menjadi potensi wisata. Kesenian tersebut antara lain adalah Kuntulan (seni religius Islami). Campursari, Kerawitan, Cokekan, Shalawatan. Dan juga keindahan alam pedesaan yang masih alami dan keramahan masyarakatnya akan menjadi pengalaman tersendiri bagi para wisatawan.
Dengan tinggal di Brajan para wisatawan diajak untuk menikmati eksotisme dan kenyamanan suasana yang alami di pedesaan. Akses menuju lokasi pun juga mudah karena jalan dapat diakses mudah dengan kendaraan roda dua maupun roda empat

Kipas bambu

Kipas bambu

Box baju

Box baju

Tempat Tisu Mobil

Tempat Tisu Mobil

box barang

box barang

Tempat Permen

Tempat Permen

Tempat Tisu Makan

Tempat Tisu Makan

kap lampu

kap lampu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar